Menunggu uang datang dari langit atau meminta dari kapal yang lewat seperti yang dilakukan anak zaman old "kapal menta duit, sarebu dua rebu sakoper sakalian (pesawat minta uang, seribu dua ribu)" yang sering diucapkan anak dari suku sunda di kampungnya.
Keinginan ini sangat tidak mungkin akan terjadi, sebetulnya anak - anak yang meminta uang saat kapal lewat pun tahu bahwa mereka tidak pernah diberikan uang. Mengenang masa itu rasaanya saat ini tidak ada anak sepolos itu.
Tapi di Negara ini, ada seorang wanita yang mendapatkan uang mendadak dengan jumlah yang tidak sedikit.
Bukan karena ia minta ke pesawat yang sedang lewat, wanita ini mendapatkan uang sebanyak milyaran rupiah saat mengecek saldo di rekeningnya bertambah.
Menurutnya wanita asal Afrika Selatan ini, ia mendapatkan uang sebanyak 14 juta rand atau setara Rp 14 miliar di rekeningnya.
Setelah ditelusuri uang yang membuatnya kaget dengan nominal yang tinggi ternyata di dapat dari perusahaan penyalur dana pinjaman pendidikan.
Perusahaan tersebut awalnya hanya akan memberikan 1.400 rand atau Rp 1,4 juta. Namun karena terjadi kesalahan, pihak perusahaan malah mengirim uang sebanyak Rp 14 miliar.
Seperti dilansir dari Melansirnypost.com wanita ini juga sebagai mahasiswa di salahsatu Universitas di Negara Aprika Selatan.
Sangking kagetnya melihat nilai uang di rekening yang sangat banyak, sontak Ia langsung menggunakan dengan membeli baju-baju bermerek, telpon genggam pintar, serta menyelenggarakan pesta dengan teman-temanya.
Kesalahan trasfer inj dilakukan oleh pihak Universitas di Eastern Cape, saat itu pihak dari universitas tengah mencairkan dana dari negara untuk pinjaman siswa.
Karena kelalaian, mereka baru menyadari bahwa terjadi kesalahan setelah selang enam hari kerja, saat ada siswa lain yang melapor ke pihak universitas.
Tapi kesenangan wanita ini tidak berlangsung lama, saat pihak universitas mengetahui hal tersebut. Mahasiswi muda ini harus mengembalikan uang yang dipakinya.
"Kesalahan itu baru ditemukan pada Senin setelah masalah tersebut dilaporkan kepada kami oleh siswa lain," kata juru bicara universitas, Yonela Tukwayo seperti dilansir dari liputan6.com
Sementara pihak berwajib akan menelusuri penyebab kesalahan transfer tersebut.
"Dia bertanggung jawab atas jumlah yang telah dia habiskan, sebagai bagian dari kesepakatan kami dengan siswa yang mengambil pinjaman," terangnya tegas.
Semua uang yang belum dipakai sudah ditarik oleh pihak universitas dan mereka masih menyelidiki kasus terjadinya kesalahan trasfer tersebut.

0 komentar:
Speak up your mind
Tell us what you're thinking... !